PROSEDUR EVAKUASI TSUNAMI KABUPATEN KULON PROGO

Senin, 25 Januari 2016 12:50:47 - Oleh : BPBD Kulon Progo

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lingkungan BPBD Kab. Kulon Progo

Kulon Progo Siaga Darurat Kekeringan

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di BPBD Kab. Kulon Progo

SOSIALISASI DAN SIMULASI BAHAYA KEBAKARAN DI AREA PASAR WATES

SIMULASI TANAH LONGSOR DI DESA HARGOMULYO

Pesisir Kulon Progo adalah daerah rawan Tsunami
Kulon Progo yang terletak di pesisir selatan pulau Jawa memiliki garis pantai sepanjang 24 km, meliputi 10 desa di 4 kecamatan yang menghadap langsung ke Samudera Hindia. Sebagaimana pesisir selatan pulau jawa adalah daerah rawan Tsunami. Gelombang tsunami bisa tiba kurang dari 30 menit setelah terjadi gempa bumi yang kuat.


Kulon Progo sedang bersiap-siap, Bagaimana dengan anda?
Kulon Progo dibagi dalam zona merah yang merupakan zona beresiko tinggi jika terjadi tsunami; zona kuning, yang lebih kecil kemungkinannya terkena dampak tsunami; zona putih, adalah zona aman dari dampak tsunami. Jika tanda-tanda tsunami muncul, segera tinggalkan zona merah!. Jika anda berada di dalam atau di dekat bangunan yang kokoh dan tinggi, anda dapat mencari tempat berlindung di lantai atas.
Jangan pernah mendekati pantai untuk melihat apakah air surut apalagi menunggu ombak tiba. Mungkin anda membahayakan jiwa anda sendiri.


Memahami tanda-tanda peringatan alam
 Gempa bumi yang kuat merupakan peringatan dini tsunami
 Jika air surut lebih cepat dan lebih jauh dari pasang surut normal, tsunami dipastikan akan melanda
 Angin kencang atau suara menggelegar mungkin terdengar sesaat sebelum gelombang tsunami tiba

Ingatlah.......!!
 Jika anda merasakan gempa bumi, selalu waspadai tsunami bisa saja terjadi dalam waktu singkat
 Jangan menunggu peringatan resmi-ikuti prosedur yang sudah disediakan seperti yang tertulis dalam leaflet ini
 Bencana tidak dapat kita hindari, kita harus bersiap-siap jauh hari sebelum sesuatu terjadi


Prosedur Evakuasi Gempa Bumi dan Tsunami Kabupaten Kulon Progo

1. Bersiap-siaplah jauh hari sebelum sesuatu terjadi
• Pelajari peta evakuasi dan kenali dengan baik prosedur evakuasi
• Bahas prosedur bersama-sama dengan keluarga dan tetangga
• Berperan serta dalam gladi dan penyuluhan

2. Jika merasakan gempa bumi, lindungi diri anda

• Apabila anda merasakan gempa bumi dan sedang berada di dalam bangunan, jangan panic, lindungi kepala dan segera berlindung di bawah meja
• Setelah gempa selesai segeralah keluar

3. Waspadalah ! gempa bumi yang kuat berpotensi memicu terjadinya tsunami.
4. Cari informasi di Televisi, Radio, apabila ada peringatan dini Tsunami, lakukanlah evakuasi!
5. Prosedur Evakuasi

• Segera tinggalkan zona merah
• Jika anda berada di zona kuning, bergegas menuju tempat berlindung yang lebih tinggi
• Jauhilah muara sungai dan bantaran sungai
• Sebelum evakuasi pastikan kompor dan listrik dimatikan, dan rumah dalam keadaan terkunci
• Menyelamatkan diri dengan segera mulai mengevakuasi diri sendiri, sesuai prosedur di tempat anda berada (tempat wisata, pasar, sekolah, TPI, dll)
• Melakukan evakuasi dengan berjalan kaki dan mengikuti arah rambu evakuasi ke tempat-tempat tinggi di Titik Kumpul atau Titik Aman terdekat
• Membantu warga di dekat anda yang memerlukan pertolongan dengan cara yang benar
• Tidak mencoba mencari anak/istri/suami/saudara/teman anda
• Bawalah barang-barang paling berharga saja : surat berharga (sertifikat tanah, ijasah, dsb.), perhiasan, uang tunai, dll
• Tidak menggunakan kendaraan roda 2/roda4
• Waspadai kemungkinan jembatan / jalan putus; ceceran limbah menuju tempat yang anda tuju

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak