SOSIALISASI PEMADAMAN BAHAYA KEBAKARAN OLEH BPBD KABUPATEN KULON PROGO

Senin, 22 Mei 2017 11:55:35 - Oleh : SEKSI PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN

Simulasi Pemadaman Kebakaran

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lingkungan BPBD Kab. Kulon Progo

Kulon Progo Siaga Darurat Kekeringan

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di BPBD Kab. Kulon Progo

SOSIALISASI DAN SIMULASI BAHAYA KEBAKARAN DI AREA PASAR WATES

SIMULASI TANAH LONGSOR DI DESA HARGOMULYO

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masayarakat tentang Bahaya kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo pada tahun anggaran 2017 melaksanakan 8 kali sosialisasi bahaya kebakaran. Adapun sasaran sosialisasi adalah kawasan pemukiman padat yang tingkat resiko kebakarannya tinggi. Namun apabila ada desa / komunitas yang mengajukan permohonan akan dilayani secara proporsional.

Alokasi 8 kali pertemuan telah dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan yaitu di Desa Banguncipto,  Desa Karangwuni, Desa Bendungan dan yang terakhir Desa Temon Wetan, dengan peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat; lembaga desa; masyarakat beresiko tinggi (pangkalan gas; penjual bensin eceran,dll) dengan jumlah peserta 50 orang.

 

 

Tujuan sosialisasi bahaya kebakaran ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang bahaya kebakaran. Diharapkan dari sosialisasi ini masyarakat mengetahui tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten kulon progo; masyarakat diharapkan paham cara memadamkan api kecil sebelum terjadi kebakaran besar. Tujuan akhirnya adalah berkurangnya dampak kerusakan dan kerugian dari bahaya kebakaran.

Secara umum materi sosialisasi adalah klasikal dan praktek pemadaman api kecil. Materi kelas berupa teori tentang kebakaran; metode penjalaran api; dan sarana dan cara pemadaman api, diskusi dilanjutkan praktek pemadaman api.  Untuk praktek pemadaman api menggunakan media tong yang diberi bahan bakar kemudian dipadamkan menggunakan sarana yang tepat guna dan alat pemadam api ringan (APAR). Sarana tepat guna yang digunakan adalah selimut bekas yang dibasahi; karung goni dsb karena alat-alat tersebut secara umum banyak masayarakat yang memiliki. Setelah dengan peralatan tepat guna dilanjutkan dengan sarana APAR; diketahui dari praktek penggunaan APAR ternyata banyak fasilitas pelayanan public yang belum memiliki APAR sehingga BPBD mendorong agar institusi menyediakan apar untuk mengurangi bahaya kebakaran; diketahui juga bahwa yang memiliki APAR tidak mengetahui penggunaan APAR, perawatan APAR  dan tidak mengetahui APARnya masih berfungsi atau tidak sehingga sesi praktek pemadaman apikecil dengan APAR masyarakat lebih antusias. Di beberapa lokasi, masyarakat juga ingin merasakan sensasi menyemprot dengan mobil pemadam kebakaran; mengetahui cara pemasangan selang pemadam kebakaran dan hal teknis lainnya. Dan biasanya masyarakat juga menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk latar belakang foto selfie.

Selain 4 desa tersebut diatas, beberapa institusi yang melaksanakan sosialisasi bahaya kebakaran secara swadaya dengan kerjasama dengan BPBD Kabupaten kulon progo. Pada tahun 2017 ada instansi yang melakukan sosialisasi mandiri yaitu Puskesmas Lendah I, Puskesmas Lendah II, Pukesmas Pengasih II, Puskesmas Girimulyo II, Puskesmas Samigaluh I; Pengadilan Negeri ates; Pelabuhan Tanjung Adikarto; tentunya kita mengapresiasi institusi yang sudah menginisiasi upaya pengurangan resiko bahaya kebakaran di Kabupaten Kulon Progo.

Bagi desa/komunitas / institusi yang ingin mendapatkan sosialisasi dan simulasi bahaya kebakaran dapat mengajukan surat permohonan ke BPBD Kulon Progo. Baik simulasi yang bersumber dari APBD Kabupaten Kulon Progo (BPBD) maupun swadaya. Semakin banyak yang memiliki pengetahuan dan pemahaman maka resiko bahaya kebakaran akan menurun. Apabila ada kebakaran telepon Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Kulon Progo di Nomor (0274) 775 113 kami siaga 24/7 Gratis tanpa dipungut Biaya. Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Kulon Progo Pantang Pulang sebelum Padam.

« Kembali | Kirim | Versi cetak