PEMBENTUKAN KALURAHAN TEMON WETAN SEBAGAI KALURAHAN TANGGUH BENCANA KE 48 DI KULON PROGO

Perkembangan wilayah Kapanewon Temon sangat luar biasa semenjak keberadaan Bandara YIA. Hal ini tentunya juga diimbangi dengan perkembangan permasalahan yang terjadi, salah satunya potensi akibat bencana baik faktor alam maupun non alam.

Pada tanggal  2,3 dan 4 November 2020, dengan menerapkan protokol kesehatan, BPBD Kulon Progo, melalui APBD II berupaya untuk menginisiasi pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana di Kalurahan Temon Wetan. Kalurahan Temon Wetan  merupakan salah satu dari 75 Kalurahan  rawan bencana di Kulon Progo.

Kegiatan Pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana Temon Wetan  merupakan Kalurahan ke empat setelah Temon Wetan, Kebonrejo dan Kedundang. Kegiatan Pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana Temon Wetan menggali informasi dan potensi yang ada dimasyarakat Temon Wetan dengan didampingi Forum PRB Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini menghasilkan Dokumen Kajian Resiko Bencana Kalurahan Temon Wetan, Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana Temon Wetan, Satuan Tugas Penanganan bencana serta potensi maupun kapasitas yang dimiliki Kalurahan Temon Wetan.

Tujuan dari pembentukan Kalurahan Tanguh Bencana adalah untuk menjadi Kalurahan yang memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana.

Setelah dibentuk sebagai Kalurahan Tangguh Bencana, diharapkan untuk selanjutnya Kalurahan Temon Wetan  mampu untuk meningkatkan kapasitas masyarakat kalurahan dan mengurangi kerentanan yang ada sehingga apabila ada bencana, kerugian jiwa dan hartabenda dapat diminimalisir.

Perkembangan kalurahan tangguh bencana sangat tergantung dari Forum PRB yang ada didesa tersebut. Keaktifan forum dapat difasilitasi oleh APBDes, APBD II, APBD I maupun APBN dan pihak swasta.

Dengan terbentuknya Kalurahan Temon Wetan sebagai Kalurahan Tangguh Bencana, saat ini di Kulon Progo terdapat 48 Kalurahan Tangguh Bencana dari 75 Desa Rawan Bencana yang ada.